Home » » 14 Penyakit Yang disebabkan Akibat Kebiasaan Merokok

14 Penyakit Yang disebabkan Akibat Kebiasaan Merokok

Diposting oleh Fakta Terkondang pada Selasa, 17 September 2013 | 07.20

bagan penyakit rokok

Merokok - merupakan sensasi tersendiri bagi beberapa orang. Para perokok kebanyakan bersugesti jika tidak merokok maka tubuh akan lemas. Namun perlu diketahui banyak penyakit yang disebabkan rokok. Efek negatif dari merokok juga tidak hanya bagi perokok namun bagi orang yang ada disekitarnya. Berikut 14 penyakit akibat rokok :

1. Psoriasis

Para perokok lebih rentan terkena psoriasis, sejenis radang pada kulit yang sifatnya kronis namun tidak menular. Penyakit ini menyebabkan rasa gatal yang luar biasa, disertai bercak merah dan sisik di permukaan kulit yang tidak bisa diobati secara tuntas.

2. Katarak

Asap rokok memicu katarak dengan 2 cara, yang pertama adalah mengiritasi mata secara langsung dan yang kedua dengan melepas racun di paru-paru yang masuk ke pembuluh darah lalu terbawa ke mata. Para perokok memiliki risiko 40 persen lebih tinggi untuk menderita katarak dan gangguan mata lainnya termasuk degenerasi makula.

3. Keriput

Keriput dan gejala penuaan dini lainnya lebih cepat muncul pada kulit para perokok, sebagai akibat dari berkurangnya protein, vitamin A dan aliran darah ke daerah tersebut. Kulit seorang perokok biasanya kering dan bergaris terutama di sekitar bibir dan mata.

4. Tuli

Karena asap rokok bisa membentuk sumbatan di pembuluh darah, maka aliran darah ke organ dalam telinga juga bisa terpengaruh. Akibatnya pendengaran dan risiko tuli berkurang sedangkan risiko infeksi di di beberapa bagian telinga akan meningkat.

5. Kanker

Lebih dari 40 senyawa dalam asap rokok adalah karsinogen atau pemicu kanker. Seorang perokok memiliki risiko 20 kali lipat untuk terkena kanker paru dibandingkan yang tidak merokok. Makin lama merokok, makin besar risiko kanker di bagian lain terutama hidung dan saluran napas, rongga mulut, kerongkongan, lambung, pankreas, payudara dan ginjal.

6. Gigi berlubang atau tanggal

Keseimbangan kimiawi dalam rongga mulut sangat terganggu akibat asap rokok, sehingga memicu terbentuknya karang gigi yang membuat gigi tampak menguning. Perokok juga 1,5 kali lebih berisiko untuk mengalami gigi tanggal, berlubang atau membusuk.

7. Emphysema atau sesak napas

Selain memicu kanker paru, rokok juga menyebabkan sebagian kantong udara di paru-paru mengalami keruntuhan. Akibatnya adalah sesak napas karena kapasitas menampung oksigennya berkurang, yang pada tingkat keparahan tertentu harus diatasi dengan melubangi saluran napas di bagian leher.

8. Pengeroposan tulang

Karbon monoksida hasil pembakaran tidak sempurna pada rokok maupun asap kendaraan dapat menyabotase fungsi hemoglobin sebagai pengangkut oksigen. Karena distribusi oksigen terganggu, tulang mudah mengalami pengeroposan dan 5 kali lebih berisiko terserang nyeri punggung.

9. Sakit jantung

Diperkirakan 1 dari 3 kematian manusia di dunia ini disebabkan oleh masalah jantung, sedangkan rokok adalah salah satu pemicu utama pada masalah tersebut. Terkait kematian akibat masalah jantung, rokok membunuh sekitar 1 juta orang/tahun di negara berkembang dan sekitar 600.000 orang/tahun di negara maju.

10. Tukak lambung

Racun dalam rokok mengurangi kekebalan terhadap infeksi bakteri di saluran pencernaan, sehingga mudah terjadi luka dan peradangan. Lambung juga lebih sulit menetralisir asam, padahal jika sudah terjadi tukak lambung maka pengobatannya menjadi lebih sulit jika sudah terkena racun rokok.

11. Jari-jari berubah warna

Kontak langsung antara racun tar dalam rokok dengan jari tangan saat memegangnya dapat memberikan dampak secara langsung. Dampak tersebut mudah dikenali dengan perubahan warna pada kulit maupun jari tangan yang menjadi agak coklat kekuningan.

12. Kanker serviks dan keguguran

Di bagian manapun, risiko kanker pada perokok mengalami peningkatan tak terkecuali di sistem reproduksi perempuan khususnya serviks atau leher rahim. Terganggunya aliran darah pada para perokok menyebabkan suplai oksigen ke janin lebih sedikit, sehingga risiko lahir dengan berat badan rendah atau bahkan keguguran lebih tinggi

13. Sperma cacat

Jumlah sperma yang memiliki bentuk normal pada perokok mengalami penurunan, sehingga kualitasnya secara umum lebih rendah untuk bisa membuahi pasangannya. Kalaupun sukses menghamili, janin hasil pembuahan dari sperma perokok cenderung lebih rentan keguguran.

14. Penyakit Buerger

Matinya jaringan hidup di beberapa organ yang kemudian membusuk juga bisa disebabkan oleh asap rokok. Beberapa racun dalam rokok bisa memicu Penyakit Buerger atau thromboangitis obliterans, yakni pelenyapan trombosit akibat radang di pembuluh darah. Jaringan yang membusuk terjadi karena aliran darah ke bagian tersebut terhenti.

Semoga artikel ini dapat membantu para sobat terkondang sekalian yang memiliki kebiasaan merokok untuk berpikir ulang lagi dalam merokok , hehe . salam kondang dari fakta terkondang . Next artikel adalah tentang otak manusia dan bahaya perokok pasif

sumber
Share :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Wallpapers
Copyright © 2011. terkondang - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger